Jumat, 06 September 2013

BELAJAR MELUKIS

Mempelajari seni lukis adalah salah satu cara mengasah kreativitas anak. Belajar melukis sejak dini sangat penting untuk merangsang kerja otak kanan pada anak-anak. Keseimbangan otak kanan dan otak kiri adalah modal dasar kecerdasan manusia, oleh karena itu mengasah fungsi otak kanan harus dimulai sejak usia dini.

Kurikulum pendidikan di Indonesia yang cenderung menitikberatkan pengajaran kepada hal-hal yang bersifat science dan perhitungan-perhitungan angka membuat potensi otak kanan kurang teroptimalkan dengan baik. Hal ini melahirkan kepribadian yang cenderung kaku, kurangnya kelembutan dan yang lebih buruk dari itu adalah membuat kreativitas kurang berkembang.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menanamkan kebiasaan pada anak-anak kita untuk mengasah perkembangan otak kanannya dengan belajar melukis. Belajar melukis pada anak dapat dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :

1.       Tahap mencoret sembarangan

Tahapan belajar melukis pertama pada anak adalah dengan membiarkan anak melakukan coretan-coretan sembarang. Tahapan ini bisa mulai diterapkan saat anak kita berusia 2-3 tahun. Pada usia ini anak belum bisa mengendalikan motorik halusnya sehingga coretan yang dibuat adalah coretan yang tidak mengenal bentuk dan cenderung acak-acakan.

2.       Tahap Mencoret Terkendali

Masih pada usia 2-3 tahun, tahapan pertama kemudian ditingkatkan lagi menjadi tahap mencoret dengan terkendali. Setelah anak belajar melukis dengan tahapan mencoret sembarangan dengan frekuensi yang sering, anak akan menangkap bahwa pada setiap coretan yang digoreskannya secara sembarangan dapat menghubungkan garis yang satu dengan lainnya. Saat inilah anak mulai belajar mencoret dengan terkendali.

3.       Tahap Keluwesan Tangan


Beranjak pada usia 4-5 tahun, di usia ini otot motorik halus anak sudah berkembang dengan baik, tangannya akan lebih luwes saat melakukan gerakan coretan. Aktivitas belajar melukis pada anak di usia ini sangat penting, karena proses belajar melukis tidak hanya akan mengasah bakat melukis anak, tetapi juga dapat mengasah perkembangan motorik halusnya menjadi semakin sempurna.  Sudah berfungsinya motorik halus pada usia 4-5 tahun membuat coretan yang dibuat oleh anak kita terlihat lebih jelas bentuknya. Apakah bulat, kotak atau yang lainnya.

0 komentar: