Senin, 09 September 2013

LES GAMBAR

Keterampilan menggambar adalah keterampilan yang bisa ditanamkan kepada anak sejak usia dini. Menanamkan keterampilan menggambar pada anak usia dini bukan hanya sekedar untuk menanamkan keterampilan seni kepada anak, tetapi lebih penting dari itu adalah merangsang perkembangan motorik anak. Menggambar adalah aktivitas yang dapat merangsang perkembangan motorik anak agar anak dapat tumbuh semakin sempurna.

Teknik menggambar adalah teknik khusus yang hanya bisa diajarkan oleh orang-orang yang mempunyai kompetensi untuk mengajar menggambar. Bila orang tua merasa tidak mampu mengajarkan anak menggambar, orang tua bisa memilih tempat les gambar sebagai wadah belajar menggambar bagi anak-anak.

Berikut ini adalah keuntungan yang bisa didapatkan oleh anak apabila anak sudah mulai les gambar sejak dini :

1.       Merangsang perkembangan motorik anak

Setiap goresan yang diajarkan kepada anak-anak kita di tempat les gambar akan merangsang pertumbuhan motorik anak kita. Diawali dengan goresan sembarang, lambat laun anak akan mengenal garis-garis lengkung yang akan saling terhubungkan satu sama lain.  Pada proses inilah motorik anak akan berkembang lebih sempurna.

2.       Membiasakan anak bersosialisasi

Aktivitas sosial sangat penting ditanamkan sejak anak kita berusia dini. Di tempat les gambar, anak-anak akan bertemu dengan teman-teman sebayanya. Pertemuan rutin pada setiap jadwal les gambar yang telah ditentukan akan merangsang anak kita untuk melakukan sosialisasi dengan teman seusianya. Bersosialisasi dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak, selain itu juga membantu perkembangan psikologis anak. Perkembangan tersebut terjadi karena melalui sosialisasi di tempat les gambar, anak akan belajar saling berbagi, saling menghargai gambar karya teman-temannya dan saling menghormati hasil karya teman-temannya.

3.       Menumbuhkan semangat berkompetisi

Program yang biasanya diadakan pada sebuah lembaga tempat les gambar adalah perlombaan gambar yang biasanya diadakan pada saat akhir setiap level. Perlombaan ini akan merangsang jiwa kompetisi pada anak, sehingga timbul rangsangan untuk belajar dan mendisiplinkan diri berlatih.

Dampak positif dari rangsangan kompetisi adalah anak akan berlajar sportif untuk mengakui kemenangan dan kekalahan. Disaat dia menang, anak diajarkan untuk tidak cepat merasa puas, dan disaat dia kalah anak diajarkan untuk semakin giat berlatih. Anak yang dibiasakan dengan nilai-nilai kompitisi seperti ini cenderung akan lebih disiplin dan lebih mudah diarahkan pada hal-hal yang positif. 

0 komentar: