Minggu, 08 Desember 2013

Sanggar Gambar Jakarta – Kelebihan Sanggar Gambar Dibanding Dengan Kursus Gambar



Ketika mendengar sanggar, bayangan apa yang akan Anda temui dalam pikiran Anda? Sebuah panggung, tarian, music atau adat? Sanggar memiliki kedekatan arti praktis dengan keempat kata tersebut. Sebuah panggung dan tarian menunjukkan sanggar seni tari yang biasa kita lihat bersama dalam suatu event. Sebuah panggung yang menampilkan music adat dengan alat music adat juga merupakan hasil dari binaan sanggar music adat dalam suatu perkumpulan.

Dalam pengertian yang luas, Sanggar merupakan suatu tempat atau sarana yang digunakan dalam suatu kumpulan beberapa orang untuk melakukan suatu kegiatan. Dalam pembagiannya dapat dibagi menjadi empat yakni sanggar ibadah, sanggar seni, sanggar kerja, dan sanggar anak.

Pengertian diatas, sanggar dalam artian luas. Namun, kenyataannya orang mengenal sanggar dalam artian sempitnya yakni sanggar adalah tempat pelatihan suatu keterampilan. Jadi arti praktis lebih cenderung dalam pengertian sanggar seni. Contohnya adalah Sanggar Gambar Jakarta. Sanggar dengan arti sempit memiliki perbedaan dengan kursus atau tempat les. Memang tempat les atau kursus juga memiliki arti yang sama tempat pelatihan yang juga bersifat nonformal sehingga terkadang menimbulkan kesalahpahaman dalam mengartikannya. Dua perbedaan penting yang membedakan sanggar seperti Sanggar Gambar Jakarta dengan kursus seperti kursus melukis adalah dilihat dari proses pelatihan dan waktu pelatihan.

Proses pelatihan

Kursus atau tempat les memiliki proses pelatihan yang hanya mencakup proses pembelajaran atau kegiatan belajar mengajar. Contohnya kursus menggambar, maka tempat tersebut hanya menyediakan jasa dalam melatih bagaimana cara menggambar. Berbeda halnya dengan sanggar yang mencakup keseluruhan proses mulai dari awal pengenalan, pembelajaran, pelatihan awal dan sampai akhir membuat karya dan ditampilkan dan suatu pelelangan atau galeri.

Waktu pelatihan

Kursus biasanya memiliki waktu pelatihan yang singkat seperti kursus menjahit hanya sekitar tiga bulan saja sehingga peserta yang menjadi anak didik hanya menjadi anggota selama waktu tersebut. Berbeda dengan Sanggar Gambar Jakarta misalnya yang memiliki waktu keanggotaan yang lebih lama dan bahkan terkesan tidak ada batas waktu keanggotaan.